6D88uBH2OkoWmaX0SxhtgruSVDdsh0Chic06QzDU

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

HAPPY PI DAY! SATU JUTA DIGIT PI DALAM SATU HALAMAN!



Apa Itu Pi?

$\pi$ [dibaca Pi adalah suatu konstanta matematika yang sangat terkenal. Pi merupakan perbandingan [rasio] antara keliling lingkaran terhadap diameternya.

Pada awalnya kamu berpikir bahwa Pi hanyalah $\frac{22}{7}$ atau $3,14$ saja. Sekarang coba dengan menggunakan kalkulator di smartphone kamu. $22$ dibagi $7$ menghasilkan $3,141592654$. Namun apakah cuma 10 digit saja dibelakang koma? Ternyata tidak.

Jika Pi adalah jumlah panjang diameter yang pas di sekitar lingkaran, bagaimana bisa tidak ada ujung dibelakang komanya ? Perhatikan ilustrasi berikut.



Sejarah Singkat Pi

Pi telah menarik perhatian orang di seluruh dunia selama lebih dari 4.000 tahun. Banyak matematikawan mulai dari yang terkenal seperti Fibonacci, Newton, Leibniz, dan Gauss, hingga pemikir matematika yang kurang terkenal, telah bekerja keras mempelajari Pi, menghitung digitnya, dan menerapkannya di berbagai bidang matematika. Beberapa menghabiskan sebagian besar hidup mereka dengan menghitung hanya beberapa digit. Berikut adalah contoh dari banyak tonggak sejarah dalam kehidupan Pi.

Perhitungan Babilonia Kuno

Perkiraan desimal awal untuk Pi diperoleh dengan beberapa cara berbeda. Misalnya, di Babilonia kuno, mereka menggunakan tali usungan menandai untuk lokasi bangunan dan batas yang diperkirakan Pi $=\frac{22}{8}=3,125$. Orang Mesir kuno menentukan rasionya yaitu $\left(\frac{16}{9}\right)^2=3,16$. Perhitungan Pi paling awal sebagian besar didasarkan pada pengukuran.

Metode Archimedes

Archimedes, seorang matematikawan Yunani, adalah orang pertama yang menggunakan pendekatan algoritmik untuk menghitung Pi. Dia menggambar poligon di dalam lingkaran dan menggambar poligon kedua di luar lingkaran. Kemudian dia terus menambahkan lebih banyak sisi dari kedua poligon, semakin mendekati bentuk lingkaran. Setelah mencapai poligon bersisi 96, dia memperoleh interval poligon luar dengan poligon dalam yaitu $\frac{223}{71} < \pi < \frac{22}{7}$.

Dari masa Archimedes [sekitar 250 SM] hingga awal 1600-an, matematikawan di negara-negara di seluruh dunia menggunakan metode yang mirip dengan Archimedes untuk memperkirakan Pi dengan hasil yang semakin efisien dan akurat. Pada tahun 1630, astronom Austria Christoph Grienberger menghitung 38 digit Pi menggunakan poligon dengan $10^{40}$ sisi. Perhitungan Grienberger ini tetap menjadi perhitungan Pi terbaik menggunakan metode poligonal hingga saat ini.


Pada tahun 1647, nama Pi mulai digunakan sebagai simbol universal. Matematikawan Inggris William Oughtred mulai menyebut Pi dalam terbitannya Clavis Mathematicae. Namun setelah Leonhard Euler menggunakan simbol tersebut pada tahun 1737, simbol Pi diterima secara luas dan menjadi terkenal. Pi berasal dari huruf Yunani. Alasan menggunakan huruf Pi adalah karena Pi merupakan huruf pertama dari kata Yunani yaitu perimetros, yang secara bebas diterjemahkan menjadi "keliling".


Pemecahan Rekor Digit Pi

Peter Trueb

Pada tahun 2016 seorang fisikawan asal Swiss, Peter Trueb, menghitung sebanyak 22 triliun digit atau tepatnya 22,459,157,718,361 digit. Peter menghitung menggunakan komputer sendiri dengan kapasitas 2 lusin harddisk 6 TB. Perhitungan Komputer Peter membutuhkan waktu 105 hari

Emma Haruka Iwao


Pada tahun 2019, seorang karyawan dari Google yaitu Emma Haruka Iwao berhasil menghitung digit Pi sebanyak 31 trilun atau tepatnya 31,415,926,535,897 digit. Ini memecahkan rekor Peter sebelumnya.


Waw. Sungguh luar biasa. Emma melakukan perhitungan tersebut selama 121 hari menggunakan superkomputer Google. Emma memulai perhitungan komputernya pada tanggal 22 September 2018. Kapasitas yang dibutuhkan yaitu 170 TB [1 TB saja bisa memuat 200.000 lagu]. Kapasitas yag luar biasa tersebut menggunakan Google Cloud.

Tetap saja meskipun digit Pi yang digunakan dalam perhitungan sekolah sebatas $3,14$ saja atau dua digit dibelakang koma, perhitungan digit pi oleh Emma menjadi suatu tolok ukur bahwa komputer Google beserta Cloudnya sangat luar biasa. NASA pun mengonfirmasi, bahwa untuk mengirimkan roket ke luar angkasa mereka hanya menggunakan 15 digit Pi.

Timothy Mullican

Pada tahun 2020, seorang programmer asal Alabama, Amerika Serikat yang bernama Timothy Mullican berhasil menghitung digit Pi sebanyak 50 triliun digit. Timothy memulai perhitungannya pada tanggal 1 April 2019 dan berlangsung selama 303 hari. Timothy menyelesaikan perhitungannya pada tanggal 29 Januari 2020.


Komputer yang digunakan seperti ini:

Kamu dapat melihat detail perhitungannya disini.

University of Applied Sciences of the Grisons

Belum selesai sampai sini. Perhitungan Pi yang terakhir dilakukan oleh University of Applied Sciences of the Grisons yang berlokasi di Swiss. Mereka mengklaim sudah melakukan perhitungan digit pi sebanyak 62 triliun digit. Perhitungan mereka dimulai tanggal 28 April 2021 dan memakan waktu 140 hari.

Untuk lebih detailnya, pemecahan rekor perhitungan Pi dari tahun ke tahun dapat kalian lihat disini.


Related Posts

Related Posts

Posting Komentar